Rindu kejauhan rindu sembunyian Ibarat mekar mawar terhalang Sirna muram cahaya dipantulkan Angkuh ego sedihnya didahulukan Rindu kejauhan rindu sembunyian Terzahir di mata hanyalah onar Sedang kejernihan embun diabaikan Kelopak merah dibutakan Rindu kejauhan rindu sembunyian Pilu melihat daun keguguran Kulit terkupas hebat ujian Akar tunjang terpasak thabat di daratan Rindu kejauhan rindu sembunyian Mengharap [...]
Archive for the ‘Lembar puitis’ Category
Rindu Kejauhan Rindu Sembunyian
Posted in Lembar puitis, Lembaran diri on January 29, 2010 | 1 Comment »
Anak-anakku dan anak-anak mereka.
Posted in Lembar puitis, Suara Palestin on January 27, 2010 | 2 Comments »
Di atas timbunan mainan, Anak-anakku bermain riang, Senyum ketawa tak pernah lekang, Menghibur hati mama baba ketika pulang, Di atas robohan bangunan, Anak-anak mereka mencari sisa harapan, Menjerit ibu dan ayah supaya pulang, Takut, resah, rindu, tidak tertahan. Di dalam rumah yang aman, Anak-anakku mengaji setiap malam, Menjamu makanan sentiasa terhidang, Tidur nyenyak sentiasa tenang. [...]
Jangan Kau Gurisi Al-Aqsa Lagi
Posted in Lembar puitis, Suara Palestin on October 10, 2009 | Leave a Comment »
Terguris hati saya, Pabila mendengar al-Aqsa dicerobohi lagi. Lebih terguris hati saya, Apabila melihat umat Islam duduk berdiam diri. Tergurisnya hati saya, Pabila dalam satu majlis, Ditanya kepada yang hadir, Apa yang berlaku di al-Aqsa sekarang, Semuanya kata tidak tahu.
Pantun Aidul Fitri
Posted in Lembar puitis on September 19, 2009 | Leave a Comment »
Merantau merpati dari pengkalan, Menjelang senja singgah ke pekan, Dua kosong kosong sembilan dua ribu sembilan, Telah tibanya hari lebaran. Gemersik bayu di lautan, Indah menawan ciptaan Tuhan, Selisih khilaf segera dimaafkan, Dendam kesumat sama dilupakan. Setia tekukur menanti tuan, Hening senja penenang fikiran, Aidul Fitri sama diraikan, Walau pilu meninggalkan Ramadhan. Merendang ayam di [...]
Raed melewati 4 tahun…
Posted in Baiti Jannati, Lembar puitis on July 28, 2009 | 1 Comment »
Ilahi Rabbi, Engkau minta kami berdoa, Kurniakanlah kami daripada isteri-isteri dan anak-anak, penyejuk mata, Kami amal doa-Mu itu. Ilahi Rabbi, Syukur pada-Mu, Tanggal 22 JamadilAkhir 1426/28 Julai 2005, Engkau berikan kepada kami Raed Kifah, Engkau maqbulkan doa kami, Raed – penyejuk mata kami. Ilahi Rabbi, Syukur pada-Mu, Engkau izinkan Raed melewati 4 tahun usianya, Engkau [...]
Gurindam Gaza
Posted in Lembar puitis on December 31, 2008 | Leave a Comment »
Wahai adik… adik tahu tak, Gaza itu bukan asing, Ia memanggil diri masing-masing. Wahai adik, adik tahu tak, Gaza tempat moyang nabi Muhammad berdagang, Di Genting itu para anbiya’ dan mursalin pergi berjuang. Wahai adik, adik tahu tak.. Gaza kini bermandi darah, Menentang Zionis haram jadah, Merampas tanah orang sukati dia jah, Perjuangan diteruskan menanti [...]
Ihya’ Ramadhan
Mengenali Al-Aqsa
Kategori
Apa Erti Merantau
-
Hit tertinggi
- Mengapa al-Ma'thurat Memenuhi Selera Rohani Saya
- Bangunan al-Masjid al-Aqsa Yang Sebenarnya
- Kita, Islam dan Alam Sekitar (sempena Sidang Kemuncak Cuaca Copenhagen 2009)
- Mengapa iPhone?
- UHS1021 SS
- Mengharamkan Yang Halal; Teguran Untuk Ustaz dan Orang Islam...
- Menyambut Kelahiran
- Mengenali Musuh: Yahudi, Bani Israel atau Zionisme?
- Malu dan kehidupan..
- Mengenali 'Tools' Tazkiyatunnafsi
Carian
My Facebook
-
Komen terkini
zahra.humaira on Lion dan Rotary Club: Kebajika… abidfana on Anjing Dan Permasalahan Fiqh… Ism. on Anjing Dan Permasalahan Fiqh… syukri on Bangunan al-Masjid al-Aqsa Yan… rasha on Bangunan al-Masjid al-Aqsa Yan… Peta Pengunjung (Januari 2010)
-
Blog Stats
- 92,515 hits
Meta



